img 0274-618400
asrimedicalcenter@gmail.com
img Jl. HOS Cokroaminoto 17 Yogyakarta 55252
1st Nov

2016

Hilangkan Vertigo dengan Rutin Lakukan Maneuver

Vertigo tidaklah asing ditelinga kita, bahkan mungkin diantara kita pernah mengalami keluhan tersebut. Vertigo termasuk 5 besar keluhan yang sering dijumpai pada praktek klinis sehari-hari, dimana 50% pasien berusia sekitar 30-50 tahun. Perubahan gaya hidup masyarakat saat ini  seperti tidur larut malam, jarang berolahraga, konsumsi makanan instan, bekerja dan bermain menggunakan gadget, tingkat stressor yang tinggi, kebisingan, dan penggunaan obat-obatan tertentu merupakan beberapa hal yang dapat menjadi faktor pencetus terjadinya vertigo.

Vertigo berasal dari bahasa Latin “vertere” yang artinya memutar. Vertigo merupakan suatu keluhan dimana seseorang merasakan adanya sensasi gerakan berputar pada tubuhnya sehingga seolah-olah benda-benda yang ada dilingkungan sekitar juga ikut berputar. Vertigo sering diikuti oleh perasaan tidak stabil (unsteadiness), kepala pusing (dizziness), nistagmus (gerakan mata yang abnormal), mual dan muntah.

Penyebab munculnya vertigo adalah adanya gangguan fungsi organ keseimbangan tubuh manusia, sehingga berdasarkan penyebabnya vertigo dapat diklasifikasikan menjadi 2 yaitu vertigo perifer dan vertigo sentral. Vertigo perifer biasanya dikarenakan adanya sumbatan partikel pada organ kesimbangan perifer, seperti telinga bagian dalam. Sedangkan vertigo sentral adalah vertigo yang disebabkan adanya kelainan pada organ keseimbangan sentral yaitu otak, terutama bagian batang otak (cerebellum).

Tujuan utama dari penanganan vertigo yaitu meningkatkan kualitas hidup dan mencegah terjadinya risiko jatuh pada pasien sehingga dapat mengurangi angka morbiditas (angka kesakitan) dari kasus tersebut.

Tatalaksana yang dapat dilakukan dapat dibagi menjadi 2 yaitu tatalaksana famakologi dan tatalaksana non-farmakologi. Penatalaksaan farmakologi dengan obat – obatan disarankan sesuai dengan petunjuk dokter, dan biasanya digunakan untuk terapi akut saat serangan berlangsung.

Untuk penatalaksaan non-farmakologi bisa berupa gerakan maneuver yang dapat dilakukan sendiri oleh pasien. Gerakan maneuver tersebut berfungsi untuk mengembalikan fungsi keseimbangan sehingga mencegah terjadinya serangan vertigo yang berulang. Menurut beberapa penelitian, maneuver yang dilakukan pada pasien dengan keluhan vertigo terbukti efektif yaitu sebesar 70-100%.

Beberapa maneuver yang dapat anda lakukan antara lain adalah Brand-Darroff Exercise, yaitu dengan cara:

  1. Duduklah ditepi ranjang dengan posisi tegak
  2. Tengokkan kepala ke arah tubuh bagian kiri dengan sudut 45o kemudian berbaringlah dengan cepat ke sisi kanan tubuh. Posisi kepala tetap menengok ke arah kiri. Lakukan gerakan tersebut maksimal dalam waktu 30 detik.
  3. Duduklah kembali seperti posisi semula (langkah no.1)
  4. Lakukan hal yang sama seperti langkah no.2 dengan kepala menghadap ke arah yang berlawanan.
  5. Duduklah kembali seperti posisi semula (langkah no.1)

Brand-Darroff Exercise dilakukan sebanyak 3 kali sehari selama minimal 10 menit. Latihan tersebut akan memacu habituasi (pembiasaan) terhadap sistem vestibuler sentral.

Manuever lain yang juga dapat anda lakukan adalah Particle Repositioning Maneuver (PRM) / Maneuver Epley, yaitu dengan cara:

  1. Duduklah ditepi ranjang dengan kepala menoleh ke sisi yang sakit dengan sudut 45o.
  2. Berbaringlah dengan kepala menengadah dan posisi kepala tetap seperti pada langkah no.1. Pertahankan selama 1-2 menit.
  1. Tolehkan kepala ke sisi sebaliknya, dengan sudut 90o dari posisi kepala sebelumnya. Pertahankan selama 1-2 menit.
  2. Miringkan badan sesuai dengan arah kepala, dengan posisi kepala memutar 90o dari posisi sebelumnya. Pertahankan selama 30-60 detik.
  3. Duduklah kembali seperti posisi semula, serta istirahatkan dagu dan pundak.

Particle Repositioning Maneuver (PRM) / Maneuver Epley, dapat dilakukan setiap hari selama 10 menit. Maneuver Epley ini efektif untuk terapi vertigo perifer karena mampu mengembalikan partikel yang menyumbat organ vestibuler perifer.

Dengan rutin melakukan gerakan maneuver tersebut, semoga dapat mengurangi angka kekambuhan terjadinya vertigo. Semoga sedikit wawasan ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Salam sehat selalu…..

 

oleh :

dr. Imaniar Ranti, M.Sc

Share This :

No comments so far!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

shop giay nuthoi trang f5Responsive WordPress Themenha cap 4 nong thongiay cao gotgiay nu 2015mau biet thu deptoc dephouse beautiful