img 0274-618400
asrimedicalcenter@gmail.com
img Jl. HOS Cokroaminoto 17 Yogyakarta 55252
29th Jul

2016

ANAK ANDA GEMUK??? SEHAT ATAU TIDAK??? AWASS OBESITAS!!!

Baru- baru ini dihebohkan dengan berita di Indonesia tentang seorang anak yang bernama Arya si anak obesitas. anak yang berusia 10 tahun dengan bobot 140 kg, woow…luar biasa. Obesitas ekstrem ini sangat berbahaya bagi si anak. dan Obesitas atau berat badan yang berlebihan sangatlah tidak nyaman. Obesitas atau berat badan yang berlebihan dapat mengancam kesehatan yaitu dapat menimbulkan penyakit Diabetes Melitus tipe II, terutama pada anak-anak, dengan riwayat keluarga yang mempunyai penyakit Diabetes Melitus.

Penyakit Diabetes Melitus ini dapat mengakibatkan diantaranya penyakit  Jantung, penyakit Ginjal, penyakit Tekanan darah tinggi, penyakit Stroke, dan lain-lain. Anak-anak yang masih lugu tentu tidak memahami bahaya ini. Maka, merupakan tanggung jawab orang-tua menjaga agar anak mereka tetap sehat. Orang-tua harus mengetahui apa penyebab obesitas dan bagaimana cara mencegah atau mengatasi masalah obesitas anak.

Obesitas atau kegemukan dari segi kesehatan merupakan salah satu penyakit salah gizi, sebagai akibat konsumsi makanan yang jauh melebihi kebutuhannya. Dan berbagai tulisan mengenai obesitas pada anak, ternyata banyak masalah yang dihadapi anak yang obesitas ini. Lebih-lebih kalau obesitas pada masa anak-anak berlanjut sampai dewasa. Bahkan ada seorang ahli yang mengatakan, bahwa makin panjang ikat pinggang seseorang, maka akan makin pendek umurnya. Dengan perkataan lain, makin gemuk seseorang akan makin banyak penyakitnya, sehingga jarang yang mencapai umur panjang.

Angka kejadian obesitas pada anak dinegara-negara maju torus bertambah. Menurut Weil BW 1991, angka kejadian di Amerika meningkat 40% (dari 15% menjadi 21%). Sedangkan angka kejadian di Indonesia masih belum ada data-datanya. Tetapi dari pengamatan sehari-hari mulai banyak ditemukan kasus obesitas pada anak.

Tubuh tambun, muka chubi, dan berlemak akan jadi pemandangan yang lucu dan menggemaskan pada anak saat orang dewasa melihatnya. Tak jarang, banyak orangtua yang kemudian salah kaprah dan berusaha menyuburkan anak dengan ragam vitamin penambah nafsu makan hingga berlebih. Akibatnya anak mengalami obesitas atau kegemukan.

Beberapa faktor penyebab obesitas pada Anak-anak :

  1. Menurut beberapa penelitian bahwa 33% penyebab obesitas atau kegemukan disebabkan oleh faktor genetika atau keturunan.
  2. Menghabiskan waktu berlebihan untuk  menonton televisi, menggunakan komputer, dan bermain video game.
  3. Mengkonsumsi makanan cepat saji, makanan ringan dan makanan lain yang mengandung kadar lemak yang tinggi, makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi dan makanan ringan lainnya.

Apa saja resiko anak obesitas?

  • Kencanduan makan banyak

Terbiasa dengan porsi yang begitu banyak saat makan, kebiasaan tersebut akan berpengaruh hingga ia dewasa. Makan kurang dari porsi yang biasa, maka ia akan terus merasa lapar hingga terpenuhi porsinya. Hasilnya, tubuh anak akan dipenuhi ribuan lemak dalam dirinya.

  • Sistem imun

Obesitas mengubah kinerja sistem imun sehingga meningkatkan resiko inflamasi. Inflamasi tersebut kemudian mempengaruhi otak dan menghancurkan beberapa bagian di sana. Akibatnya, suasana hati mudah berubah dan membuat anak susah menghentikan kebiasaan makan berlebih.

  • Demensia dan stress

Obesitas pada anak akan sangat menyebabkan lemak dalam perut mempengaruhi otak, otak akan menciut, sehingga resiko obesitas akan berpengaruh pada demensia pad anak. Obesitas yang mempengaruhi resiko inflamasi pun akan membuat si anak jadi mudah stress karena faktor tubuh dan pikiran yang melemah.

  • Gangguan pernapasan

Efek yang selanjutnya menyiksa anak karena obesitas adalah terjadinya gangguan pernapasan yang kurang baik. Tak ayal orang yang terlalu gemuk akan mudah mendengkur saat ia tidur, dan membuatnya lemah dan mudah ngantuk dan tidur di siang hari.

Solusi obesitas :

  • Perhatikan makanan yang akan diberikan pada anak

Kurangi mengkonsumsi makanan cepat saji atau fast food, makanan ringan dalam kemasan, minuman ringan, cemilan manis atau makanan dengan kandungan lemak tinggi. Sebaliknya, sajikan daging dan sayuran segar. Perbanyak konsumsi buah dan susu yang baik untuk pertumbuhan anak. Berikan porsi yang sesuai dan jangan terlalu berlebihan.

  • Berikan sarapan dan bekal untuk anak

Sarapan merupakan awal baik untuk anak saat memulai harinya. Ini diperlukan agar anak dapat kuat saat beraktivitas di sekolah dan mencegah makan berlebihan setelahnya. Dengan membawa makanan dari rumah, orang-tua dapat mengontrol gizi anak dan menghindari agar anak tidak perlu jajan di luar.

  • Perbaiki teknik mengolah makanan

Jangan terlalu banyak menggoreng makanan agar tidak terlalu banyak lemak yang dikonsumsi. Anda dapat mencoba untuk mengukus, merebus atau memanggang makanan agar makanan lebih sehat.

  • Tetapkan aturan makan

Biasakan agar anak Anda makan di meja makan bukan di depan televisi atau komputer. Banyak orang akan tidak menyadari berapa banyak makanan yang sudah disantapnya bila dia makan sambil menikmati tayangan televisi atau di depan komputer.

  • Lakukan kegiatan yang memerlukan aktifitas fisik

Anda dan anak-anak dapat merencanakan untuk melakukan kegiatan olahraga bersama seperti jogging, lari pagi, berenang, badminton atau olahraga lainnya. Atau rencanakan liburan bersama di pantai, kebun binatang atau taman sehingga Anda dan anak dapat lebih banyak berjalan kaki.

ASRI MEDICAL CENTER

Jl. HOS. Cokroaminoto No 17

Yogyakarta 55252

Tlpn. (0274)618400 (hunting)

Fax. (0274) 618055)

Atau hubungi marketing kami : 08112506479

www.asrimedicalcenter.com

 

Share This :

No comments so far!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

shop giay nuthoi trang f5Responsive WordPress Themenha cap 4 nong thongiay cao gotgiay nu 2015mau biet thu deptoc dephouse beautiful